Senin, 05 Oktober 2009

MAHALNYA SEBUAH TANAH LAPANG !!

Bicara Tentang Tanah Lapang, mungkin adalah Hal yang biasa di tempat lain.....tp tidak di Kelurahan Blimbing. Coba aja bayangkanlah....Kelurahan Blimbing Lamongan yang Luas dan berpenduduk hampir dari 19.000 Orang tidak mempunyai aset tanah Lapangan yang Luas, selalu kesulitan apabila mau bikin acara untuk khalayak umum.
Ya memang ada sich Lapangan....seperti Lapangan H. Sun,an Gowah tp skarng sdh sempit semenjak sebagian tanahnya di pakai Showroom Motor, ada lagi Lapangan Sidokumpul tp jg sempit n jauh ke wilayah Selatan, Lapangan Sultan Agung n Lapangan Kalbakal juga ada tp kurang luas dan di tengah2 kampung. Satu-satunya yang Mumpuni adalah di lapangan dr. Denny Vianto sebelah selatan Pasar Baru Blimbing, tapi ini juga ada tapinya.......Lapangan ini Sangat Luas, terletak di Jantung Kota Blimbing, tapi Setiap mau di pakai Lapangan ini Harus nyewa.................Dan Mahaaalllll.................
Coba aja pikirkan......sebagai bahan refrensi, waktu Teman2 Panitia PHBN dan Kelurahan Blimbing mau bikin acara Malam Resepsi dan Penutupan kegiatan Agustusan dengan Panggung Hiburan dan Bazar, kita harus nyewa Lapangannya sebesar Rp. 1.000.000,- Se Malam......Gila Nggak.........padahal ini adalah untuk semua Masyarakat Kelurahan Blimbing sendiri..........Juga lagi, waktu temen2 Karang Taruna Putra Bahari Blimbing mau bikin acara yang mengapresiasikan kegiatan kepemudaan berupa Panggung Nusik baru2 ini, akhirnya pun harus mentok gatot alias gagal total karena gak kuat sewa Lapangan.
Waduh...............ini juga sebuah permasalahan di Kelurahan kita tercinta............sampai kapan harus terus begini....
Oh..Iya..Mumpung sekarang Lapangan ini lagi dikasih Papan Tulisan Di Jual.....Bagaimana kalau PEMDA LAMONGAN Dapat memecahkan masalah ini, dengan membeli Lapangan ini yang di peruntukkan khusus sebagai aset kepentingan Warga Kelurahan Blimbing. Bisa Kahn !! Tolong Bantu Kami

4 komentar:

  1. naif................

    blimbing kaya.............

    ndak punya lapangan............untuk kegiatan pemuda

    pemuda koplo.....................

    pak yang punya kebijakn ...bantu dong!!!!!!!

    BalasHapus
  2. Jika saya jadi bupati, pasti lapangan itu akan saya beli untuk kepentingan warga Blimbing.
    hehehe.....

    BalasHapus
  3. hahahaha, jangankan lapangan balai desa mana yg letaknya di tengah perkampungan? Balai desa itu idealnya di pinggir jalan gede, padahal blimbing punya pasar kliwon yg saya yakin pendapatannya gak sedikit, tapi kenapa gak pny lapangan & balai desanya mendelep?
    Wallahu A'lam dah

    BalasHapus
  4. Perlu diketahui Juga, Blimbing Sekarang sudah tidak Desa Lagi, tapi Sudah Kelurahan, Pasar Baru yang walaupun letaknya di Blimbing, karena sudah Kelurahan, maka Pengelolaannya sudah diambil Alih Sama Pusat, Kleurahan sudah tidak bisa mengelola dan meamnfaatkan hasilnya lagi, Yang kita Perjuangkan tinggal bagaimana Pemerintahan Lamongan Kontribusi baliknya sama Blimbing, tidak hanya di Eksploitasi saja tanpa diperhitungkan Besar Nominalnya untuk Kelurahan Kita ini.....

    BalasHapus