Jumat, 12 Juni 2015

PASAR TRADISIONAL KELURAHAN BLIMBING LAMONGAN AKHIRNYA DIBANGUN ( JUGA )



                                                                                     
                           Setelah sekian lama mengalami penundaan, akhirnya Pasar Kelurahan Blimbing resmi akan direhab. Rencana awal pembangunan pasar terbesar serta teramai di Pantura Lamongan Ini akan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan Yang diselenggarakan oleh Perusahaan Daerah ( PD ) Pasar Lamongan lewat direkturnya yaitu Djoko Purwanto dan didampingi Kepala UPT  Pasar Si’un serta dihadiri Lurah Blimbing, Thoha Mansur, S.Pd, Camat Paciran Suharto, Kapolsek Paciran M. Ilham, Kapolsek Brondong Sunaryo Putro dan Jajaran Muspika Kecamatan Paciran serta Sekitar 150 Pedagang Pemilik Stand Pasar di Pendopo Kelurahan Blimbing, Jum’at, 12 Juni 2015.
                           Acara yang berlangsung guyup dan tertib ini juga merupakan sosialisasi dan pemaparan rencana penataan Pasar Blimbing dengan di tampilkannya gambar denah dan maket lewat slide proyektor. Selain itu, pertemuan ini juga sekaligus sharring antar pengelola dan para pedagang tentang apa yang sebenarnya yang dimaui para pedagang. Dalam sesi Tanya jawab, ditegaskan oleh M. Mufid A.E.W ( Ketua Paguyuban Pasar Blimbing ), atas aspirasi anggotanya menginginkan agar tidak merubah tatanan letak penempatan para pedagang yang ada saat ini meski dibangun lebih baik. Lebih lanjut, Mufid secara langsung menyambut baik pembangunan Pasar Blimbing yang langsung ditangani Pemda bukan oleh Investor sehingga pedagang bisa menempati kembali dengan gratis tanpa harus membeli stand hak pakai dengan harga yang melambung tinggi sehingga dikhawatirkan pedagang lma yang punya skala prioritas pertama untuk menempati stand tidak kuat membayar hingga diganti oleh orang yang berduit secara tidak langsung akan menggusur orang lama yang notabene pribumi local. “ ini merupakan kabar gembira buat kami, maka kami pun merespon rencana ini dengan baik dan kita perlu menjaga dan merawatnya dengan baik, baik kebersihan dan keamanannya “, Masih Menurut Mufid, Pria yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Sekolah di SMA Muhammadiyah 2 Blimbing Itu.
                     Dalam satu kesempatan yang lain, Salah seorang pedagang bernama Siti Kembang, mempertanyakan bagaimana dengan Pedagang yang tak memiliki Stand dan selama ini ngemper dilorong – lorong yang mempersempit jalan, supaya bisa difikirkan dan dialokasikan agar tidak menjadikan pasar menjadi sempit dan sesaki jalan. Masih dalam pertemuan itu, seorang pedagang lama, Imam Rosyidi menyampaikan uneg-unegnya tentang Surat kepemilikan Stand Pasar dirinya dan sekitar 70 Pedagang lama yang masih terlantung – lantung sampai sekarang, ini dikarenakan disaat sebelum reformasi dulu ada pendataan ulang oleh salah satu petugas yang tidak mendata kembali sekitar 70 orang pemilik stand dikarenakan oleh suatu sebab, sehingga para pedagang itu tidak terdata dan tak memiliki surat selembarpun sampai sekarang pada mereka adalah pemilik stand yang sah berhak menempati, lalu bagaimana nasibnya setelah nanti dibangun, apakah masih berhak menempati stand lama yang dimiliki.

Pasar Blimbing Saat Terjadi Banjir
Sosialisasi Pembangunan Pasar Blimbing Di Pendopo Kelurahan Blimbing
                       Dilain Fihak, ditegakan oleh Aris Anthoni, Ketua Karang Taruna Putra Bahari Kelurahan Blimbing, dirinya merasa lega kalau akhirnya Pasar Blimbing dibangun Tanpa ada gejolak dan polemik yang berarti, “ ini adalah langkah maju ketika semua berjalan dengan lancar, Pasar Blimbing memang sudah terlalu lama dibiarkan sehingga keadaannya sudah kumuh dan tak layak lagi, padahal disini perputaran roda ekonominya sangat tinggi, banjir dan persoalan sampah menjadi masalah dan semakin memperkumuh lingkungan pasar ”, Ungkap Aris Anthoni. Senada dengan Aris, dikatakan oleh Fairis Firdaus Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Ranting Blimbing, “ Masalah kemacetan Dan Sampah semoga juga dapat terurai setelah Pasar Blimbing dibangun, terutama masalah sampah, karena selama ini ketika ada sampah didepan halaman pasar, fihak pasar berkilah bahwa sampah itu bukan berasal dari pasar, tapi dari warga sekitar sehingga pernah waktu lebaran kemarin sempat ada sampah yang menggunung tak terurus didepan pasar, sedang dari pemerintah Kelurahan sendiri tak merasa mempunyai wewenang untuk membersihkannya, Ibaratnya Pasar Blimbing selama ini adalah langsana kedutaan Asing, yang meski berada di Kelurahan Blimbing tapi bukan Wilayah territorial Blimbing. Semoga semua masalah ini takkan pernah ada lagi ”.

                       Semua menyambut dengan baik tentang rencana pembangunan Pasar Blimbing terutama warga Kelurahan Blimbing yang Berjiwa 18. 000 Jiwa ini. Besar harapan Pembangunan Pasar Baru Blimbing dapat berdampak positif dan membawa membawa penigingkatan ekonomi warga Blimbing dan sekitarnya.  
Amazon - Fhoto By. Rzt - Adr ).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar